Upacara Bendera HUT RI Ke-79 di Alun – alun Kecamatan Cicalengka, Tarik Simpati Warga
filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: 0; highlight: false; algolist: 0; multi-frame: 1; brp_mask:0; brp_del_th:0.0000,0.0000; brp_del_sen:0.0000,0.0000; delta:null; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 8;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: auto;albedo: ;confidence: ;motionLevel: 0;weatherinfo: null;temperature: 34;
Myindoesianews, Cicalengka– Upacara dalam memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-79, 17-08-1945, di Wilayah kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Warga Antusias saksikan upacara pengibaran Bendera Sang saka Merah Putih berlangsung. Sabtu(17/8/2024)
Upacara Bendera yang dimulai sejak Jam 7 : 00 Wib. Betempat di Lapangan alun-alun Cicalengka dengan di ikuti peserta upacara dari seluruh elemen kepemerintahan, Guru, Kepala desa, tokoh masyarakat serta para tamu undangan. Berikut Ormas, LSM dan OKP.
Camat Cicalengka Cucu Hidayat S.E., selaku pembina upacara dalam teks pidatonya menyampaikan, kita dalam melaksanakan Upacara hari kemerdekaan dalam keadaan sehat walafiat.
“Kita sebagai bangsa yang berkedaulatan dan berkeadilan, untuk mencapai cita – cita yang mulia. Tentunya harus bekerja keras dan ihklas dalam menjalan suatu kegiatan, di tunjang dengan kemampuan yang seimbang,
“Nusantara Baru Indonesia Maju” tema ini tentu untuk menuju Indonesia yang lebih baik di tahun 2045 kedepannya dalam menghadapi jaman Era Globalisasi. Untuk menyongsong masa depan Bangsa.
Cucu Hidayat juga menegaskan dalam Pidatonya di depan peserta upacara, kita ucapkan apresiasi kepada kepemerintahan kabupaten Bandung, yang telah meraih berbagai penghargaan dari hasil kerja keras bersama. Sebagai bentuk apresiasi pemerintah pusat.
Menurut Cucu, terdapat 13 program prioritas untuk mewujudkan Kabupaten Bandung yang BEDAS. Pertama, guru ngaji diberikan insentif sekaligus BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan.
“Ada sekitar 17 ribu guru ngaji yang diberikan insentif setiap tahunnya.
Kedua, pinjaman modal bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan melalui Bank Jabar dan BPR Kertaraharja kepada pelaku UMKM.
Ketiga, perlindungan dan pemberdayaan serta memberikan asuransi pertanian.
Kepemerintah kabupaten Bandung, telah memberikan peningkatan gaji perangkat desa dan Beas Siswa bagi dunia Pendidikan di kabupaten Bandung. Serta Bantuan jaminan kesehatan(BPJS) bagi guru ngaji, dan banyak lagi program kepemerintahan kabupaten Bandung yang Inopatif dan bermanfaat. Mari kita berikan ucapan selamat bagi kepemerintahan kabupaten Bandung.” Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis dan Sejahtera) ,Pungkasnya
(yas***)
