Tindak Intimidasi Terhadap Wartawan: Peredaran Rokok Ilegal di Sragen
myindonesianews.id – Sragen – Pasca rilis berita tentang maraknya peredaran rokok ilegal di Sragen yang diterbitkan oleh myindonesianews.id pada 28 Maret 2024 lalu,wartawan MyIndonesiaNews menemukan dirinya menjadi target intimidasi dan teror. Kamis(18/4)
Pasca rilis berita yang booming, pemilik toko, diduga terlibat dalam peredaran ilegal, mempekerjakan orang suruhan untuk mencari-carinya, bahkan hingga desa tempat tinggal anggota myindonesianews tersebut.
Dengan tekad untuk mengetahui dalang di balik upaya teror tersebut, pada hari Senin 1 April 2024 wartawan myindonesianews berhasil menemukan orang suruhan tersebut.

Meskipun awalnya dia menyangkal, setelah beberapa dorongan, dia mengaku menjadi suruhan pemilik toko. Dia pun dengan penuh penyesalan memohon maaf atas perbuatannya.

Myindonesianews juga mengkonfirmasi dengan kepala desa setempat, yang diwakili oleh sekdes Gedongan, bahwa pelaku intimidasi memang benar adalah warga desanya. Terkait peredaran rokok ilegal, pemerintah desa belum melakukan sosialisasi terhadap penjualan ilegal.
Namun, dengan adanya peristiwa ini, diharapkan peredaran rokok ilegal kedepannya akan diberantas dan ditindak oleh pihak berwenang.
Tindakan intimidasi terhadap wartawan merupakan tindakan yang tidak dapat diterima. Hal ini menghambat kebebasan pers dan mengancam keberlangsungan jurnalisme yang independen.
Diharapkan para pihak, khususnya pihak berwenang, dapat memberikan perhatian khusus terhadap kasus ini dan menjaga kebebasan wartawan untuk menyampaikan informasi yang penting bagi masyarakat.
Mari bersama-sama memastikan bahwa intimidasi terhadap wartawan tidak lagi terjadi, dan mari bersatu untuk mengatasi peredaran rokok ilegal demi kebaikan bersama.
Pewarta : Hariyanto
Source : Liputan Lapangan
