Keluarga Besar RW 52 Pohruboh Selenggarakan Halal Bihalal

0
IMG-20240420-WA0044

myindonesianews.id – Sleman – Warga Masyarakat Kampung Pohruboh Padukuhan Pikgondang, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta, selenggarakan Syawalan di Balai Padukuhan Pikgondang, Sabtu (20/04/2024)

Syawalan merupakan tradisi Idul Fitri yang dapat kita jumpai di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Dengan kebiasaan tersebut dan patut dikenang, bahwa Syawalan di Jogja diawali dengan sungkeman, kemudian Syawalan dilanjutkan dengan jamuan makan kupat.

Makna Tradisi Syawalan memiliki makna yang berarti dalam kehidupan masyarakat Jawa dan juga secara harfiah, Syawalan adalah acara maaf-memaafkan yang dilakukan pada hari Lebaran. Namun, di balik makna harfiahnya, terdapat filosofi yang mengandung nilai-nilai kearifan lokal dan juga merupakan ajaran agama Islam.

Tradisi Syawalan
menunjukkan sikap saling memaafkan dan merajut kembali hubungan yang harmonis di antara sesama. Tradisi ini merupakan bentuk konkret dari sikap tolong-menolong dan saling memaafkan, yang merupakan nilai penting dalam Islam.

Dengan melakukan Syawalan, masyarakat berusaha memperbaiki hubungan yang mungkin terganggu selama tahun berjalan dan memperkuat tali silaturahmi di antara satu sama lain.

Budaya Jawa dan Islam, Syawalan merupakan wujud dari akulturasi budaya Jawa dan ajaran Islam, meskipun awal kedatangan Islam membawa ketidaknyamanan di masyarakat Jawa, tapi tradisi Syawalan muncul sebagai upaya kreatif untuk mengakomodasi ajaran Islam dengan budaya lokal.

Dalam tradisi Syawalan, para ulama dan kyai berhasil menggabungkan nilai-nilai Islam tentang maaf-memaafkan dengan tradisi Jawa tentang sungkeman dan silaturahmi tidak bisa ditinggalkan.

Syawalan juga melibatkan konsep ampunan dari Allah SWT dan dalam Islam memaafkan sesama manusia juga merupakan bagian dari ibadah kepada Allah. Dengan melakukan Syawalan, masyarakat tidak hanya berharap memperoleh maaf dari sesama, tetapi juga berharap mendapatkan ampunan dan rahmat dari Allah SWT.

Tradisi Syawalan di Kampung Pohruboh Padukuhan Pikgondang tahun ini diawali dengan Pembacaan gema Wahyu Ilahi oleh Panitia, dilanjut dengan Sambutan dari Ketua RW 52, Bapak Triyono, mengapresiasi kepada warga masyarakat Kampung Pohruboh telah hadir dalam acara sawalan tepat waktu.

“Juga mengucapkan terimakasih kepada penyelenggara pembangunan Gedung Balai Padukuhan Pikgondang yang selama ini terlaksana dengan baik dan lancar”, kata Ketua RW 52 Pohruboh.

Bukan hanya itu, upaya dan berbagai macam usaha untuk memindahkan tiang listrik yang terlalu dekat dengan bangunan Balai Padukuhan Pikgondang, saat ini telah berhasil di pindahkan, semoga pembangunan yang di targetkan selesai empat tahun tersebut juga bisa terselesaikan.

Acara Halal Bihalal dilanjutkan pembacaan Ikrar Syawalan oleh Ketua RT 01, Bapak Muradi.

“Bismillahirrahmannirrohim (kagem ingkang muslim)
Kanthi nyuwun ridhanipun Gusti ingkang Maha Kawasa (kagem ingkang muslim) Gusti Allah SWT. Kula sedaya ingkang rawuh lan lenggah wonten ing papan menika, sami-sami ngaturaken sugeng riyadin fitri 1445 H minal aidin wal faizin. Kula sedaya nglenggana nggadahi salah, khilaf lan dosa. Kanthi andap asor kula sedaya sae ingkang kaleres sepuh punapa dene kaleres enem, sami-sami ikhlas ing manah paring lan nyuwun pangapunten, sedaya dosa lan kalepatan ingkang kasengaja menapa dene boten kasengaja ing salebeting setunggal warsa menika mugi Gusti Ingkang Maha Kuwaos paring pangapunten.
Mugi kita sedaya wangsul dumateng kesucian, saha Ngarsa Dalem Pangeran nampi amal ibadah kita, saha paring kebagjan, kamulyan, kawilujengan, lan kabagaswarasan, aamiin ya rabbal alamiin.
Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarakatuh”, jelas Ikrar yang dibacakan Ketua RT 01/52.

Selanjutnya sebagai acara inti, HIKMAH SYAWALAN, Oleh KH. Ismail, S. Ahmad. Acara diakhiri dengan bersalam salaman/Jabat Astha dan dengan berdoa dipimpin oleh Bpk Juwas.

Yang hadir dalam acara tersebut, anggota DPRD Kabupaten Sleman, Dedi Kesuma, Semua Warga RW 52, Bpk, Ibu Dan Pemuda, Pengurus Kampung dan tamu undangan. (Sumardiyono)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *