Wahyu Hidayat, Remaja Asal Lampung Utara, Perjuangkan Kesehatannya

0
Sampul Berita_20231206_234621_0000

myindonesianews.id – Lampung – Kehidupan remaja seharusnya diisi dengan sekolah, belajar, dan bermain bersama teman-teman sekelasnya. Namun, kisah malang menimpa Wahyu Hidayat, remaja dari Desa Candimas, Kecamatan Abung Selatan, Kabupaten Lampung Utara.

Wahyu harus menghadapi cobaan berat karena menderita penyakit paru-paru bocor. Hari-harinya diisi dengan perjuangan melawan penyakit ini, dengan seringnya kunjungan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan, ditengah keterbatasan yang dihadapi keluarganya.

Ketika awak media menemui keluarga dan pasien di Rumah Sakit Handayani, tempat perawatan Wahyu, Heri (orang tua) menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua yang peduli terhadap putranya. Mereka mendapatkan doa, dukungan, dan bantuan dari banyak pihak, yang membantu keluarga dalam perjuangan kesembuhan Wahyu.

“Keluarga tetap berusaha semaksimal mungkin untuk kesembuhan putra tercinta. Meskipun saya hanya seorang pedagang bakso keliling, saya yakin Allah Maha Penyayang dan Maha Pengasih terhadap umat-Nya. Tidak mungkin Allah memberikan cobaan ini tanpa kita mampu melewatinya dengan ketulusan dan keikhlasan,” ungkap Heri.

Bambang (Jurnalis), yang mendapatkan informasi ini dari postingan Ibu Suzanna ZA, S.Pd (Kepsek SDN 3 Candimas), menceritakan bahwa keprihatinan awalnya muncul dari status kepala sekolah tersebut mengenai kondisi Wahyu.

“Saat melihat postingan dari Ibu Suzanna ZA, S.Pd (Kepsek SDN 3 Candimas), saya merasa tergerak dan bersikap kemanusiaan. Saya mengajak seluruh masyarakat, tokoh, pejabat, dan pengusaha untuk bergandengan tangan membantu Wahyu Hidayat. Dia adalah remaja yang membutuhkan dukungan, dan kita dapat meringankan beban keluarga Pak Heri, yang meskipun hanya seorang pedagang bakso keliling tetapi tetap semangat dalam mencari rezeki, tidak hanya untuk nafkah keluarga tetapi juga perobatan putranya,” ungkap Bambang.

Iqbal Setiawan

Editor : Hafiz

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *