Semangat Kemerdekaan Menyatukan Warga, Gotong Royong RT 02 RW 47 Kentungan Wujudkan Lingkungan Bersih, Hijau, dan Harmonis
Myindonesianews.id – Sleman – Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya diwujudkan melalui pemasangan bendera Merah Putih dan umbul-umbul, tetapi juga melalui aksi nyata memperkuat persatuan, kepedulian terhadap lingkungan, serta kebersamaan antarwarga. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan kerja bakti yang digelar warga RT 02 RW 47 Padukuhan Kentungan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, pada Minggu 2 Agustus mulai pukul 06.00 WIB hingga selesai.
Kerja bakti ini diikuti seluruh lapisan masyarakat, mulai dari bapak-bapak, ibu-ibu, anak-anak hingga para remaja. Dengan semangat gotong royong yang menjadi warisan luhur bangsa, warga bahu-membahu mempercantik lingkungan sekaligus mempererat tali persaudaraan menjelang peringatan hari bersejarah bagi bangsa Indonesia.

Kegiatan diawali dengan pemasangan bendera Merah Putih dan umbul-umbul di sepanjang kawasan RT 02 RW 47, baik di sisi Gang Anjasmoro maupun wilayah barat Jalan Kaliurang. Pada saat yang sama, kelompok ibu-ibu melaksanakan kerja bakti membersihkan area Ruang Terbuka Hijau (RTH), merawat pot tanaman, mengganti tanaman yang sudah tidak produktif, serta melakukan penyuburan media tanam sebagai persiapan penghijauan setelah musim kemarau.
Selain itu, warga juga melakukan perawatan garden tower milik Kelompok Wanita Tani (KWT) Dewi Sri Kentungan yang berada di kawasan RTH RW 47. Sarana pertanian perkotaan tersebut menjadi salah satu media pendukung ketahanan pangan keluarga sekaligus memperindah kawasan permukiman.
Ketua RW 47 Kentungan, Suradiyanto, menegaskan bahwa gotong royong merupakan kekuatan utama dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis.

*”Melalui kegiatan ini kami ingin menjaga persatuan dan kesatuan antarwarga. Gotong royong bukan sekadar membersihkan lingkungan, tetapi juga mempererat silaturahmi, menumbuhkan rasa memiliki terhadap lingkungan, serta membangun masyarakat yang sehat, sejahtera, dan saling peduli. Harapan kami, budaya gotong royong tidak hanya hadir saat HUT Kemerdekaan, tetapi menjadi tradisi yang terus dilaksanakan secara berkala,”* ujarnya
Senada dengan itu, Ketua RT 02 RW 47, Agus Purwadi, mengapresiasi antusiasme seluruh warga yang tetap hadir dan berpartisipasi di tengah kesibukan masing-masing.
*”Terima kasih kepada seluruh warga RT 02 RW 47 atas kekompakan dan semangat kebersamaannya. Persatuan merupakan modal utama dalam membangun lingkungan yang aman, nyaman, dan maju. Dengan kebersamaan, setiap program kemasyarakatan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat bagi seluruh warga,”* ungkapnya

Rangkaian kerja bakti ditutup dengan makan bersama menikmati hidangan soto yang disiapkan secara khusus oleh Ibu-ibu Kelompok PKK RT 02 RW 47. Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan tampak mewarnai kebersamaan warga yang duduk bersama tanpa sekat, saling bercengkerama, serta mempererat hubungan sosial antartetangga.
Bagi warga, kebersamaan seperti inilah yang menjadi nilai paling berharga dari sebuah kegiatan kemasyarakatan. Mereka berharap agenda keakraban semacam ini tidak hanya diselenggarakan pada momentum HUT Kemerdekaan Republik Indonesia, tetapi dapat dijadwalkan secara rutin sebagai budaya warga. Melalui pertemuan berkala tersebut diharapkan semangat gotong royong, saling menghormati, saling menghargai, serta kerja sama antarsesama warga semakin kuat.
Kegiatan ini juga dinilai menjadi sarana efektif untuk mempererat hubungan antara warga lama dan warga pendatang. Dengan semakin sering berinteraksi dalam berbagai kegiatan sosial, seluruh warga diharapkan dapat saling mengenal lebih dekat, membangun rasa memiliki terhadap lingkungan, serta menciptakan kehidupan bertetangga yang harmonis, inklusif, dan penuh kepedulian.

Pengembangan kawasan hijau melalui garden tower juga terus dilakukan di wilayah Kentungan. Saat ini titik pengembangannya meliputi RW 47 di area RTH depan rumah Ibu Surani, RW 48 yang sedang menyiapkan lahan dan penyemaian benih, RW 49 di belakang kawasan Jinsqu RT 05, RW 50 di depan rumah Ibu Hayati RT 08 serta halaman rumah Ibu Lilik RT 07 yang dikembangkan secara swadaya, dan RW 51 di pekarangan Bapak Tofa atau Mas Anang. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus memperluas ruang hijau di lingkungan permukiman.
Semangat gotong royong yang ditunjukkan warga RT 02 RW 47 Kentungan menjadi bukti bahwa nilai-nilai Kemerdekaan Republik Indonesia tetap hidup di tengah masyarakat. Di balik kibaran Merah Putih dan deretan umbul-umbul yang menghiasi kampung, tumbuh semangat persaudaraan yang menjadi fondasi utama dalam membangun lingkungan yang aman, bersih, sehat, dan sejahtera.
Gotong royong bukan sekadar tradisi, melainkan jati diri bangsa. Dari kebersamaan di tingkat rukun tetangga lahir persatuan yang menguatkan masyarakat, memperkokoh bangsa, dan menjaga Indonesia tetap berdiri teguh dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika. Di tengah perubahan zaman, nilai kebersamaan seperti inilah yang menjadi kekuatan utama untuk membangun lingkungan yang tangguh, peduli, dan berkelanjutan demi Indonesia yang semakin maju. (Sumardiyono)
