Sarasehan Forum Komunikasi TPA Se-Condongcatur: Songsong Ramadhan dan LPJ 2023–2025 Myindonesianews.id – Sleman – Forum Komunikasi TPA se-Kalurahan Condongcatur menggelar sarasehan dalam rangka menyongsong Bulan Ramadhan 1447 H sekaligus penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) periode 2023–2025. Kegiatan ini berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan, dihadiri para direktur TPA, ustadz/ustadzah, tokoh masyarakat agama, serta DMI kalurahan. Ketua Forum Komunikasi TPA se-Condongcatur, Suyitno menyampaikan bahwa agenda sarasehan kali ini memiliki dua fokus utama. “Pertama, kita menyongsong Ramadhan agar seluruh TPA memiliki kesiapan program, semangat, dan sinergi yang kuat. Kedua, kita menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepengurusan tahun 2023–2025 sebagai bentuk amanah dan transparansi kepada seluruh anggota forum,” ujarnya. Menurutnya, momentum ini bukan sekadar forum evaluasi, tetapi juga ruang konsolidasi untuk memperkuat peran TPA dalam membina generasi Qur’ani di wilayah Condongcatur. Apresiasi datang dari Ketua DMI Ranting Condongcatur, Bapak Suyono. Ia mengungkapkan rasa bangganya terhadap kiprah Forum Komunikasi TPA. “Saya sangat mengapresiasi Forum Komunikasi TPA se-Kalurahan Condongcatur atas keberhasilan melaksanakan kegiatan-kegiatan yang membangun generasi Qur’an. Bahkan saya merasa nggumun, kok TPA di Condongcatur sehebat ini,” ungkapnya. Sementara itu, Ustadz Sofyan dalam tausiyahnya menyampaikan pesan yang inspiratif sekaligus mengundang tawa peserta. Ia menegaskan bahwa aktivis TPA harus hadir di berbagai lini kehidupan. “Aktivis TPA harus ada di mana-mana. Bisa di DPRD juga,” ujarnya berseloroh. “Biasanya kalau ceramah itu dibayar, namun sekarang jadi anggota dewan malah membayari peserta,” tambahnya yang disambut 7 tawa hadirin Namun di balik guyonan tersebut, ia menekankan tantangan besar yang dihadapi generasi muda saat ini. Banyak data menunjukkan meningkatnya kasus kriminalitas di kalangan remaja, mulai dari narkoba, miras, obat-obatan terlarang hingga pernikahan dini akibat berbagai persoalan sosial. Karena itu, ia berpesan agar guru dan direktur TPA mampu menampilkan profil yang relevan dengan dunia remaja. “Guru atau direktur TPA harus menunjukkan profil duniawinya agar dapat mengajak mereka mengaji,” tegasnya. Di kesempatan yang sama, Lurah Condongcatur, mas Reno Candra Sangaji, menyampaikan apresiasinya terhadap Forum Komunikasi TKA-TPA Condongcatur. “Saya sangat mengapresiasi dedikasi Forum Komunikasi TKA-TPA Condongcatur yang sukses membina generasi Qurani periode 2023-2025. Di tengah maraknya tantangan remaja saat ini, mulai dari kriminalitas hingga pernikahan dini, peran TPA menjadi sangat krusial sebagai benteng moral dan karakter anak-anak di wilayah kita. “Menyongsong Ramadhan 1447 H, saya berpesan agar para guru dan direktur TPA mampu menampilkan profil yang relevan dengan dunia mereka agar lebih mudah mengajak remaja mengaji. Momentum laporan pertanggungjawaban ini harus menjadi pijakan untuk semakin solid, sehingga syiar Islam di Condongcatur kedepannya bisa jauh lebih hebat lagi. Sarasehan ini diharapkan menjadi titik tolak penguatan sinergi antar-TPA, sekaligus mempertegas komitmen bersama dalam membina generasi Qur’ani yang tangguh menghadapi tantangan zaman. Dengan semangat kebersamaan menyongsong Ramadhan 1447 H, Forum Komunikasi TPA se-Condongcatur optimistis terus menghadirkan program-program inovatif demi terwujudnya masyarakat Condongcatur yang religius dan berkarakter. (Sumardiyono)

0
IMG-20260216-WA0042

Myindonesianews.id – Sleman – Forum Komunikasi TPA se-Kalurahan Condongcatur menggelar sarasehan dalam rangka menyongsong Bulan Ramadhan 1447 H sekaligus penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) periode 2023–2025. Kegiatan ini berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan, dihadiri para direktur TPA, ustadz/ustadzah, tokoh masyarakat agama, serta DMI kalurahan.

Ketua Forum Komunikasi TPA se-Condongcatur, Suyitno menyampaikan bahwa agenda sarasehan kali ini memiliki dua fokus utama.

“Pertama, kita menyongsong Ramadhan agar seluruh TPA memiliki kesiapan program, semangat, dan sinergi yang kuat. Kedua, kita menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepengurusan tahun 2023–2025 sebagai bentuk amanah dan transparansi kepada seluruh anggota forum,” ujarnya.

Menurutnya, momentum ini bukan sekadar forum evaluasi, tetapi juga ruang konsolidasi untuk memperkuat peran TPA dalam membina generasi Qur’ani di wilayah Condongcatur.

Apresiasi datang dari Ketua DMI Ranting Condongcatur, Bapak Suyono. Ia mengungkapkan rasa bangganya terhadap kiprah Forum Komunikasi TPA.

“Saya sangat mengapresiasi Forum Komunikasi TPA se-Kalurahan Condongcatur atas keberhasilan melaksanakan kegiatan-kegiatan yang membangun generasi Qur’an. Bahkan saya merasa nggumun, kok TPA di Condongcatur sehebat ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Ustadz Sofyan dalam tausiyahnya menyampaikan pesan yang inspiratif sekaligus mengundang tawa peserta. Ia menegaskan bahwa aktivis TPA harus hadir di berbagai lini kehidupan.

“Aktivis TPA harus ada di mana-mana. Bisa di DPRD juga,” ujarnya berseloroh.
“Biasanya kalau ceramah itu dibayar, namun sekarang jadi anggota dewan malah membayari peserta,” tambahnya yang disambut 7 tawa hadirin

Namun di balik guyonan tersebut, ia menekankan tantangan besar yang dihadapi generasi muda saat ini. Banyak data menunjukkan meningkatnya kasus kriminalitas di kalangan remaja, mulai dari narkoba, miras, obat-obatan terlarang hingga pernikahan dini akibat berbagai persoalan sosial.

Karena itu, ia berpesan agar guru dan direktur TPA mampu menampilkan profil yang relevan dengan dunia remaja.

“Guru atau direktur TPA harus menunjukkan profil duniawinya agar dapat mengajak mereka mengaji,” tegasnya.

Di kesempatan yang sama, Lurah Condongcatur, mas Reno Candra Sangaji, menyampaikan apresiasinya terhadap Forum Komunikasi TKA-TPA Condongcatur. “Saya sangat mengapresiasi dedikasi Forum Komunikasi TKA-TPA Condongcatur yang sukses membina generasi Qurani periode 2023-2025.

Di tengah maraknya tantangan remaja saat ini, mulai dari kriminalitas hingga pernikahan dini, peran TPA menjadi sangat krusial sebagai benteng moral dan karakter anak-anak di wilayah kita. “Menyongsong Ramadhan 1447 H, saya berpesan agar para guru dan direktur TPA mampu menampilkan profil yang relevan dengan dunia mereka agar lebih mudah mengajak remaja mengaji. Momentum laporan pertanggungjawaban ini harus menjadi pijakan untuk semakin solid, sehingga syiar Islam di Condongcatur kedepannya bisa jauh lebih hebat lagi.

Sarasehan ini diharapkan menjadi titik tolak penguatan sinergi antar-TPA, sekaligus mempertegas komitmen bersama dalam membina generasi Qur’ani yang tangguh menghadapi tantangan zaman.

Dengan semangat kebersamaan menyongsong Ramadhan 1447 H, Forum Komunikasi TPA se-Condongcatur optimistis terus menghadirkan program-program inovatif demi terwujudnya masyarakat Condongcatur yang religius dan berkarakter. (Sumardiyono)

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *