Proyek Jalan Rabat Beton di Perum Kencana Rancaekek Dipertanyakan, Informasi Papan Proyek Tak Lengkap

0
IMG-20250424-WA0051

Myindonesianews, Rancaekek, Bandung –  Proyek  jalan  rabat  beton  di  Perum  Kencana  Rancaekek,  Kabupaten  Bandung,  yang  dikerjakan  oleh  CV  Galuh  Kencana  dengan  nilai  kontrak  lebih  dari  Rp. 1.071.210.190.00., miliar  gunakan anggaran APBD Kabupaten Bandung tahun 2025 menuai  pertanyaan  dari  warga.  Hal  ini  disebabkan  informasi  yang  tertera  di  papan  proyek  terkesan  tak  lengkap. Sabtu(26/4/2025)

Warga kelurahan  Kencana, mengeluhkan  kurangnya  transparansi  informasi  mengenai  proyek  tersebut.  Papan  proyek  yang  seharusnya  mencantumkan  informasi  lengkap  seperti  nama  proyek,  nilai  kontrak,  lama  dan panjang Volume pelaksanaan,  hanya  mencantumkan  informasi  yang  terbatas.

“Kami  curiga  dengan  proyek  ini.  Papan  proyeknya  tidak  lengkap,  hanya  mencantumkan  nama  proyek,  nama  kontraktor dan nilai  kontrak  sementara Volume tidak tercantum, yang lebih aneh lokasi Rancaekek kenapa di lokasi tercantum Wilayah Cicalengka ini beda Kecamatan,  ujar  Ns,  salah  satu  warga  Perum  Kencana.

Warga  mengharapkan  agar  pemerintah  setempat  dapat  mengawasi  jalannya  proyek  tersebut  dan  memastikan  pelaksanaan  proyek  sesuai  dengan  standar  kwalitas bagus.  Mereka  juga  menghendaki  agar  informasi  proyek  dapat  dipublikasikan  secara  transparan  agar  warga  dapat  memahami  dan  mengawasi  jalannya  proyek  dengan  baik.

“Kami  mengharapkan  agar  pemerintah  setempat  dapat  mengawasi  proyek  ini  dan  memastikan  proyek  ini  dikerjakan  dengan  baik  dan  transparan.  Jangan  sampai  proyek  ini  menjadi  sarana  korupsi,”  tambah  Kn warga lainnya.

Warga  akan  terus  memantau  jalannya  proyek  tersebut  dan  tidak  segan  untuk  melaporkan  jika  terjadi  pelanggaran  atau  penyimpangan.

Pada saat dikonfirmasi  pelaksana kerja oleh Media Online. Pelaksana kurang begitu menjelaskan alasan papan proyek tidak lengkap keterangannya.

Bahkan keterangan Ketua LPM kelurahan mengatakan dirinya tidak  tidak dilibatkan dalam pengawasan pekerjaan tersebut, padahal saya selaku penerima manfaat.

Pihak Dinas terkait patut memonitoring kelokasi dengan melihat hasil kerja dilapangan sekaligus mengaudit spesifikasi bahan rabat beton yang digunakan sudah sesuai RAB atau belum.

Sampai berita ini tayang kami belum mendapatkan keterangan resmi dari pelaksana CV.

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *