Peristiwa Keracunan Massal di SD PK Muhammadiyah Andong: Tanggapan Cepat dan Komitmen Transparan
myindonesianews.id – BOYOLALI – Hari ini, Senin, 20 November 2023, SD PK Muhammadiyah Andong di Boyolali mengalami kejadian tragis berupa keracunan massal.Insiden ini terjadi sekitar pukul 09.30 WIB selama jam istirahat, saat anak-anak diberikan snack berupa susu kedelai oleh pihak catering.

Diduga kuat, susu kedelai tersebut sebagian telah basi namun tetap diolah dan disajikan kembali oleh pihak catering. Saat di konfirmasi oleh wartawan Myindonesianews, pihak catering mengakui bahwa mereka tidak memasaknya sendiri, melainkan mendapatnya dari pihak ketiga.

Sebanyak 51 siswa menjadi korban terdampak, mengalami gejala mual-mual dan muntah. Dari jumlah tersebut, 20 siswa segera dilarikan ke Puskesmas Andong untuk mendapatkan perawatan medis, beberapa di antaranya langsung dipulangkan, sementara sisanya tetap berada di sekolah dan kembali mengikuti pembelajaran.
Rukini, warga Pelemrenteng RT.7 RW.2, Kacangan, Andong, selaku pihak penyedia catering, menyatakan pihaknya akan bertanggungjawab dengan kejadian tersebut.
“Kami akan bertanggungjawab sepenuhnya atas insiden ini.”

Wakil Kepala Sekolah SD PK Muhammadiyah Andong, Muhammad Zulaini, M.Pd, menegaskan Sekolah akan bertanggungjawab atas tragedi keracunan ini.
“Kami telah memutuskan untuk memberikan sanksi berupa pemutusan kontrak kerja sama dengan pihak catering dan tidak akan bekerja sama lagi. Kami juga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas peristiwa ini”tandasnya.
Terdapat pula pernyataan dari seorang wali siswa yang enggan menyebutkan namanya menyoroti perbedaan dalam penyediaan susu antara kelas atas dan kelas bawah.
“Saya perhatikan ada perbedaan, kelas atas seperti kelas 5 dan 6 mendapatkan susu real good, sedangkan kelas di bawah hanya mendapatkan susu kedelai biasa. Entah kenapa hal ini terjadi,” ujar wali siswa tersebut.
Semoga kejadian ini dapat menjadi momentum bagi semua pihak untuk lebih meningkatkan pengawasan dan perhatian terhadap kesejahteraan siswa. Keamanan dan kesehatan siswa adalah prioritas utama.
Lega H
Editor : Hafiz
Source : liputan langsung
