Meski Diguyur Hujan, Pengajian Rutin Mushola Al-Hidayah Tetap Ramai Dihadiri Jamaah
myindonesianews.id – Boyolali — Meskipun diguyur hujan deras, antusiasme masyarakat Dusun Nganjung-anjung tetap tinggi dalam mengikuti pengajian rutin yang digelar di Mushola Al-Hidayah, RT 01 RW 01, Desa Ngablak, Kecamatan Wonosamodro, Kabupaten Boyolali, pada Minggu Pon (11/5/2025).
Kegiatan yang diadakan oleh panitia Mushola Al-Hidayah ini menjadi pengajian perdana setelah sempat terhenti selama bulan Ramadan dan Hari Raya Idulfitri. Kini, memasuki bulan Mei, pengajian rutin Minggu Pon kembali dilaksanakan dengan penuh semangat dan kekhidmatan.


Acara diawali dengan tahlil dan doa bersama yang dipimpin oleh Ketua RW sekaligus pengurus Mushola Al-Hidayah, Suparno.
Dalam sambutannya, Suparno menyampaikan pentingnya bersedekah sebagai amalan utama dalam kehidupan seorang muslim.
Dengan bersedekah, dosa-dosa kita dapat dihapus, mendatangkan berkah, memperpanjang umur, serta menjadi naungan di hari kiamat. Selain itu, sedekah juga melancarkan rezeki, meningkatkan kesehatan, dan mempererat hubungan sosial,” ujar Suparno.
Acara kemudian dilanjutkan dengan tausiah oleh KH Raji Muyiman, S.Pd.I., M.Pd. Dalam ceramahnya, beliau mengajak seluruh jamaah untuk terus meningkatkan amal kebajikan dalam kehidupan sehari-hari.


Perbuatan baik harus dilakukan secara konsisten, baik melalui sedekah, menjaga kebersihan lingkungan, menolong sesama, maupun berbuat baik kepada orang lain. Kebiasaan ini akan membentuk karakter yang mulia dan bermanfaat bagi diri sendiri dan orang di sekitar kita,” terang Kyai Muyiman.
Kendati sempat diguyur hujan lebat, seluruh rangkaian acara berlangsung lancar dan khidmat. Panitia berharap kegiatan pengajian rutin ini dapat terus mempererat tali silaturahmi antarwarga serta menjadi wadah peningkatan keimanan dan ketakwaan.
Semoga kegiatan ini terus berjalan dan membawa manfaat bagi seluruh masyarakat Nganjung-anjung dan sekitarnya,” harap salah satu panitia.
Reporter : Hadi Susilo
