Kontroversi Penambangan Galian C di Desa Sidokerto Sragen yang Diduga Ilegal

0
Sampul Berita_20231221_172557_0000

myindonesianews.id – SRAGEN – Penambangan Galian C di Desa Sidokerto, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen, menimbulkan perbincangan intensif setelah tim gabungan dari lembaga dan media, yang terdiri dari Anggit, Ari, Danang, dan Heri, melakukan investigasi di lapangan pada Rabu (20/12/2023).

Hasil investigasi tersebut mengungkapkan bahwa kegiatan penambangan Galian C tersebut, yang diduga untuk keperluan urugan di salah satu pabrik di wilayah Sragen, menimbulkan kekhawatiran karena syarat administratif dan perizinan tampaknya tidak terpenuhi sepenuhnya.

Galian C di Sidokerto yang diduga kuat ilegal

Lokasi penambangan yang berdekatan dengan pemukiman penduduk juga menimbulkan kekhawatiran atas dampak lingkungan, termasuk pada infrastruktur jalan yang merupakan hasil anggaran pemerintah.

Pemerintah setempat mendapat sorotan karena dianggap kurang responsif terhadap isu ini, terutama dalam menjaga lingkungan di wilayahnya. Beberapa pihak menduga adanya kemungkinan kontribusi finansial dari kegiatan penambangan tersebut untuk desa, yang mungkin menjadi faktor ketidakberlanjutan sikap tegas.

Tim Terpadu yang dibentuk oleh Gubernur Jawa Tengah, sesuai Keputusan No. 543/5 Tahun 2023 tentang Pembentukan Tim Terpadu Penataan Pengelolaan Usaha Pertambangan Mineral Bukan Logam dan Batuan di Provinsi Jawa Tengah, telah diberi mandat untuk menangani penambangan ilegal di wilayah tersebut. Tim ini melibatkan Pangdam IV/Diponegoro, Kapolda Jawa Tengah, Kabinda Jawa Tengah, dan Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah III KPK.

Kami mengajak pihak terkait, termasuk Aparatur Penegak Hukum Tingkat Provinsi (Kapolda Jawa Tengah, Kepala ESDM Jawa Tengah, dan Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah), untuk menanggapi temuan tim investigasi ini. Ketidakresponsifan terhadap isu penambangan ilegal dapat berpotensi merugikan lingkungan dan memberikan sinyal pada keberlanjutan praktik tersebut di wilayah Sragen dan Jawa Tengah.

Foto di lokasi tambang sedang aktif beroperasi 

Hingga berita ini disusun, belum ada tanggapan resmi dari pihak terkait. Kami akan terus mengikuti perkembangan isu ini dan memberikan informasi lebih lanjut saat tersedia.

Tim

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *