Kodim Sragen Gelar Pengobatan Gratis, Pembagian Sembako, dan Donor Darah untuk Peringati HUT TNI

0
jpg_20230924_103228_0000

myindonesianews.id – Sragen – Dalam rangka menyambut dan memeriahkan HUT TNI ke-78 dan HUT Kodam IV/Diponegoro Ke-73, Kodim 0725/Sragen mengadakan serangkaian kegiatan sosial yang meliputi lomba, donor darah, pengobatan gratis, dan pembagian sembako. Minggu(24/9/2023).

Kegiatan Sosial donor darah & pengobatan massal di Makodim 0725/Sragen

Setelah sukses menggelar lomba catur dan Sepakbola U13 Dandim Cup Sragen di stadion Taruna, hari ini giliran donor darah, pembagian sembako, dan pengobatan gratis bagi masyarakat.

Ratusan peserta dari kalangan TNI, PNS, dan Keluarga Besar TNI (KBT) Kodim Sragen, Minvet, dan Yonif 408 turut serta dalam kegiatan donor darah yang digelar sejak pagi di aula guyub rukun Makodim Sragen.

Pengobatan massal gratis di Makodim 0725

Sementara peserta pengobatan gratis berasal dari masyarakat umum yang telah mendapatkan sosialisasi sebelumnya dari Babinsa.

Pembagian sembako gratis

Sebanyak 150 paket sembako yang berisi beras, gula, minyak, dan mie instan disiapkan dan dibagikan kepada masyarakat peserta pengobatan gratis.

Dandim 0725/Sragen, Letkol Inf Yoga Yastinanda, S.I.P., mengonfirmasi bahwa kegiatan ini masih bagian dari rangkaian acara menyambut dan memeriahkan HUT TNI ke-78.

Sebanyak 150 paket sembako gratis dibagikan di Makodim 0725

“Hari ini, kita melaksanakan donor darah, pengobatan gratis, dan pembagian 150 paket sembako kepada masyarakat,” ujar Dandim.

Beliau juga menambahkan, “Kegiatan ke depannya meliputi ziarah ke Taman Makam Pahlawan, Karya Bakti pembersihan lingkungan, upacara peringatan HUT TNI, dan puncak acara, pagelaran wayang kulit semalam suntuk oleh Ki Dalang Medhot Sudarsono pada tanggal 6 Oktober 2023 dengan lakon ‘Bima Bangkit’. Kami mengundang masyarakat Sragen untuk menyaksikannya langsung di lapangan depan Makodim” tambahnya.

Kegiatan Pengobatan Massal Gratis di Makodim 0725/Sragen

Salah satu peserta pengobatan gratis, Sagiyem (60 tahun), berasal dari Duyungan. Beliau merasa senang dengan adanya layanan pengobatan gratis di Kodim.

“Saya sering sakit, biasanya saya periksa di klinik swasta dan harus bayar. Saya menderita asam lambung, pusing, dan nyeri pada tubuh. Saya sangat senang karena layanan ini gratis dan bahkan kami diberi sembako. Alhamdulillah,” ujarnya.

Editor          : Hafiz 

Kontributor : Mahmud 0725

Source          : Penerangan 0725/Sragen

Bagikan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *