Dosen PGSD FKIP UAD Isi Tausyiah dalam Semarak Syawalan dan Halal Bihalal SD Unggulan Muhammadiyah Lemahdadi
Myindonesianews.id – Sleman, 12 April 2026 – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti kegiatan Syawalan dan Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh SD Unggulan Muhammadiyah Lemahdadi. Kegiatan ini dihadiri oleh kepala sekolah, dewan guru, wali murid, serta para siswa sebagai momentum mempererat silaturahmi sekaligus meneguhkan nilai-nilai pasca-Ramadhan.

Hadir sebagai penceramah utama, Suyitno, yang menyampaikan tausyiah penuh makna. Turut hadir pula Drs. H. Mujana yang memberikan jawaban atas ikrar Syawalan.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan yang berlangsung khidmat, kemudian dilanjutkan dengan penampilan murid yang membacakan ayat suci Al-Qur’an dari Surah Ali Imran ayat seratus tiga puluh tiga sampai seratus tiga puluh empat. Lantunan ayat tersebut mengingatkan pentingnya bersegera dalam kebaikan, menahan amarah, dan memaafkan sesama.

Suasana semakin haru ketika perwakilan wali murid, Eri Nuryani, membacakan ikrar Syawalan yang berisi ungkapan permohonan maaf dan harapan mempererat hubungan antara orang tua dan pihak sekolah. Ikrar tersebut kemudian dijawab dengan penuh kebijaksanaan oleh Drs. H. Mujana, yang mengajak seluruh hadirin untuk menjaga kebersamaan dan memperkuat ukhuwah.

Dalam tausyiahnya, Suyitno menekankan pentingnya menjaga istiqomah dalam amalan Ramadhan agar tidak berhenti setelah bulan suci berlalu. Beliau juga mengajak seluruh hadirin untuk memahami makna Syawalan sebagai momentum membersihkan hati melalui saling memaafkan serta memperkuat nilai-nilai pendidikan Islam dalam keluarga dan lingkungan sekolah sebagai fondasi membentuk generasi berakhlak mulia.
Acara ditutup dengan doa bersama yang penuh kekhusyukan, kemudian dilanjutkan dengan halal bihalal sebagai wujud saling memaafkan antar seluruh peserta. Kebersamaan semakin terasa hangat saat seluruh hadirin menikmati makan soto bersama, yang menjadi penutup penuh kebahagiaan dalam kegiatan tersebut.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam mendidik generasi yang cerdas, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai Islam. (Sumardiyono)
