Ini Realita; Dari Pengeleloaan Sampah Jadi Tempat Penimbunan Sampah
Myindonesianews, Bandung – Warga Desa Panenjoan, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung mengeluhkan kondisi Tempat Pengolahan Sampah 3R (Reduce, Reuse, Recycle) yang berada di tengah pemukiman masyarakat Rw 02 Kampung Pamoyanan, kurang efektipnya dalam pengelolaan sampah Sejak Oprasi 2021. Hingga timbulkan bau menyengat.
Menurut mereka, fasilitas tersebut sudah hanya beberapa tahun saja beroprasi.
Tidak berjalannya TPS3R dengan baik hingga meninggalkan bau tidak sedap setiap kali warga melintas di depan lokasi tersebut.Selasa (31/3/2026).
“Sejak dibangun pada bulan Juni tahun 2021, namun beroperasinya hanya beberapa saat saja. Sekarang kesannya hanya jadi tempat penimbunan sampah bukan sebagai sarana pengolahan seperti yang seharusnya,” ungkap salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Menurut warga tersebut, fasilitas yang seharusnya membantu mengelola sampah di lingkungan malah berbalik menjadi masalah.
“Beroperasi hanya beberapa dekade saja” katanya dengan nada prihatin. “Kami sangat prihatin dengan kondisi seperti ini, anggaran negara jadi sia-sia karena tidak digunakan dengan maksimal.”
Ia juga mengajukan pertanyaan terkait pengelolaan yang kurang optimal. “Yang tadinya untuk pengelolaan sampah malah jadi tempat penimbunan sampah, kan aneh. Yang jadi pertanyaan, kemana anggaran pengelolaan yang selama ini dipinta dari warga?” tambahnya.
Warga berharap pihak berwenang segera mengambil tindakan untuk mengatasi permasalahan ini.
“Kami berharap ada tindak lanjut dari pemerintah pusat, baik Dinas Lingkungan Hidup maupun PUPR. Bila perlu dibersihkan saja bangunannya dan dipastikan tidak ada sampah yang menumpuk, karena kalau hanya akan menimbulkan penyakit lingkungan lebih baik tidak digunakan,” pungkasnya dengan harapan agar kondisi lingkungan sekitar dapat kembali menjadi sehat dan nyaman.
