Atap Plafon Tangga RS Cikopo Ambruk: Dugaan Teknis Pengerjaan Bermasalah
filter: 0; fileterIntensity: 0.000000; filterMask: 0; captureOrientation: 0; shaking: 0.000000; highlight: 0; algolist: 0; multi-frame: 1; brp_mask: 0; brp_del_th: 0.0000,0.0000; brp_del_sen: 0.0000,0.0000; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 5767168;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 35;
Myindonesianews, Kab Bandung – Atap plafon tangga penghubung lobi lantai satu dan dua di Rumah Sakit Cikopo ambruk tanpa sebab yang jelas pada Jumat, 15 Agustus 2025. Kejadian ini menimbulkan dugaan adanya masalah dalam teknis pengerjaan proyek.
Diduga, pengerjaan atap plafon tersebut tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) atau bahkan tanpa perencanaan teknis yang matang dari pihak CV pelaksana kerja.
Proyek yang dikerjakan oleh pihak ketiga dari sumber anggaran APBD Kabupaten Bandung ini memicu spekulasi negatif. Masyarakat menilai ada dugaan kecurangan dalam pekerjaan kemungkinan tidak sesuai tehknis dalam pelaksanaanya
“Beruntung, tidak ada korban luka dalam kejadian tersebut.
Pihak humas rumah sakit H Romdon menyatakan, pekerjaan tersebut masih dalam tahap perawatan, dan masih tanggung jawab Cv. Kejadian ambruknya atap plapon akan kita kordinasikan dengan pihak pelaksana awal, selaku penanggung jawab kerja, kata humas
